Ruang Terbuka Hijau

Ruang terbuka merupakan ruang-ruang dalam kota atau wilayah yang lebih luas baik dalam bentuk area/kawasan maupun dalam bentuk area memanjang/jalur di mana dalam penggunaannya  lebih bersifat terbuka yang pada dasarnya tanpa bangunan. Adapun vegetasi adalah keseluruhan tumbuhan dan tanaman yang menutupi permukaan tanah. Sempadan sungai merupakan salah satu klasifikasi ruang terbuka hijau yang berada di kawasan tertentu sepanjang pantai atau kiri kanan sungai yang mempunyai manfaat penting untuk mempertahankan kelestarian fungsi pantai/sungai.

 

Tujuan penataan RTH

  • Menjaga keserasian dan keseimbangan ekosistem lingkungan perkotaan.
  • Mewujudkan keseimbangan antara lingkungan alam dan lingkungan buatan di perkotaan.
  • Meningkatkan kualitas lingkungan perkotaan yang sehat, indah, bersih dan nyaman.

 

Fungsi RTH

  • pengamanan keberadaan kawasan lindung perkotaan.
  • pengendali pencemaran dan kerusakan tanah, air dan udara.
  • tempat perlindungan plasma nuftah dan keanekaragaman hayati.
  • pengendali tata air.
  • sarana estetika kota.

 

Manfaat RTH

  • sarana untuk mencerminkan identitas daerah.
  • sarana penelitian, pendidikan dan penyuluhan.
  • sarana rekreasi aktif dan pasif serta interaksi sosial.
  • meningkatkan nilai ekonomi lahan perkotaan.
  • menumbuhkan rasa bangga dan meningkatkan prestise daerah.
  • sarana aktivitas sosial bagi anak-anak, remaja, dewasa dan manula.
  • sarana ruang evakuasi untuk keadaan darurat.
  • memperbaiki iklim mikro.
  • meningkatkan cadangan oksigen di perkotaan.

 

Jenis RTH berdasarkan fungsinya

  • RTH pasif   :  RTH yang tidak digunakan untuk aktivitas manusia, hanya digunakan untuk hiasan kota.
  • RTH aktif    :  RTH yang digunakan untuk aktivitas manusia.

Jenis RTH berdasarkan status kepemilikannya

  • Ruang terbuka hijau public  :  Ruang terbuka hijau yang dikelola oleh pemerintah dan digunakan oleh umum.
  • Ruang terbuka hijau private  :  Ruang terbuka hijau intansi swasta atau perorang digunakan oleh kalangan tertentu.

 

Jenis Vegetasi RTH

Menurut penelitian di laboratorium, ada 5 jenis pohon yang bisa mengurangi polusi udara sekitar 47 – 69%. Diantaranya pohon :

  • felicium
  • Mahoni
  • kenari
  • salam
  • antinganting

Jenis tanaman perdu yang baik untuk mengurangi polusi udara  adalah puring, werkisiana,nusa indah, soka dan kembang. Jenis vegetasi juga dipengaruhi oleh topografi wilayah. Pada tempat-tempat yang memiliki topografi datar atau berkontur renggang biasanya memiliki vegetasi berupa rumput-rumput, pohon-pohon yang berfungsi sebagai peneduh dan tanaman-tanaman pertanian seperti padi dan singkong. Sebaliknya pada tempat-tempat yang berkontur rapat (curam) banyak ditanami pohon-pohon berakar kuat untuk mencegah tanah longsor.

About these ads
This entry was posted in RTH.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s