Analisis Tapak

Analisis tapak atau perancangan non fisik merupakan analisis yang digunakan untuk merumuskan program ruang berdasarkan karakteristik aktifitas pengguna dan ruang.

  • Analisis Tautan Wilayah  :  untuk mengetahui keterkaitan antar kawasan dalam suatu site sehingga dapat diketahui keberadaan site tersebut.
  • Analisis Lingkungan  :  untuk mengetahui kondisi fisik (biotik) dan binaan (abiotik) suatu site.
  • Analisis Topografi  :  untuk mengetahui besar kelerengan atau ketinggian suatu kawasan yang nantinya dapat menentukan fungsi kawasan dan peletakan daerah terbangun suatu site.
  • Analisis Drainase  :  untuk mengetahui sistem aliran air datam kawasan atau site.
  • Analisis Aksesibilitas  :  untuk mengetahui akses (keluar dan masuk) dalam kawasan dalam site maupun antar site.
  • Analisis matahari dan arah angin  :  untuk mengetahui letak bangunan yang sesuai dengan lintasan matahari dan arah angin.
  • Analisis View to site dan from site  :  untuk mengetahui cara dalam pembuatan tampilan site semenarik mungkin bagi pengamat (View to site) agar dapat memberi pandangan untuk luar site (from site)
  • Analisis Kebisingan  :  untuk mengetahui intensitas suara yang sesuai dengan batas yang ditentukan dan dapat digunakan untuk menentukan fungsi kawasan sesuai dengan tingkat kebisingannya.
  • Analisis Vegetasi  :  untuk mengetahui kesesuaian jenis / penggunaan tanaman yang tepat yang dapat berfungsi sebagai pendukung.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s