Arahan Perlindungan dan Pemanfaatan Lahan Sungai

Sungai memiliki arahan perlindungan dan pemanfaatan untuk menjaga lingkungan dan menghindari disfungsional kawasan di sekitar sungai yang dapat mengganggu pola aliran sungai. Adapun pada sempadan sungai memiliki aturan untuk perlindungan kawasan sungai dan sekitarnya sebagai berikut :

1.  Menetapkan garis sempadan yang jelas untuk setiap sungai dan waduk/dam:

  • Sungai besar, 50 – 100 meter di kiri dan kanan berupa jalur hijau.
  • Sungai kecil, 5 – 15 meter di kiri dan kanan berupa jalur hijau.
  • Sungai yang terdapat di kawasan sendiri dengan sempadan 5 – 10 meter berupa jalur hijau atau jalan inspeksi.

2.  Penertiban dan pengendalian sungai agar tidak dijadikan tempat pembuangan sampah oleh penduduk, sehingga tidak terjadi pendangkalan dan penyempitan sungai.

Kawasan Sempadan Sungai

Kawasan sepanjang kiri dan kanan sungai, termasuk sungai buatan/kanal/saluran irigasi primer, yang mempunyai manfaat penting untuk mempertahankan fungsi sungai. Kriteria Kawasan Sempadan Sungai terdiri atas :

Sungai Bertanggul

Di Kawasan Perkotaan

Di Luar Kawasan Perkotaan

Sungai Tidak Bertanggul

Di Kawasan Perkotaan kedalaman kurang dari 3 meter

Di Kawasan Perkotaan kedalaman lebih dari 3 meter

Di Luar Kawasan Perkotaan

Aturan-aturan untuk perlindungan  sungai

Pengendalian sungai perlu dilakukan sebagai upaya untuk mencegah dan menanggulangi terjadinya kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh banjir, pencemaran, kekeringan, erosi, dan sedimentasi. Arahan pemanfaatan guna memberikan perlindungan  sungai, adalah:

  • Dilarang mendirikan bangunan pada kawasan sempadan sungai.
  • Dilarang melakukan kegiatan yang secara sengaja dan jelas menghambat arah dan intensitas aliran air sama sekali tidak diperbolehkan
  • Diperbolehkan bagi kegiatan pertanian dengan jenis tanaman yang diijinkankan pada kawasan sempadan sungai
  • Diperbolehkan bagi kegiatan yang tidak memanfaatkan lahan secara luas
  • Diperbolehkan melakukan kegiatan yang dapat memperkuat fungsi perlindungan kawasan sempadan sungai dan tidak mengubah fungsi kegiatannya di masa mendatang

Arahan pemanfaatan lahan di kawasan sempadan sungai

Pengendalian kegiatan yang ada disekitar sungai dengan memanfaatkan lahan di daerah manfaat sungai dapat diperuntukan bagi kegiatan tertentu sebagai berikut:

  • Kegiatan budidaya pertanian dengan jenis tanaman yang diizinkan; namun lebih diutamakan dilakukan penanaman tumbuhan/ pepohonan berakar dalam guna mencegah terjadinya longsor;
  • Untuk pemasangan papan reklame, papan penyuluhan dan peringatan, rambu-rambu pekerjaan/pengamanan, serta sarana bantu navigasi pelayaran;
  • Untuk pemasangan rentang kabel listrik, kabel telepon, dan pipa air minum;
  • Untuk pemancangan tiang atau pondasi prasarana jalan/jembatan umum; dan
  • Untuk pembangunan prasarana lalu lintas air dan bangunan pengambilan dan pembuangan air.
  • Untuk menyelenggarakan kegiatan bagi masyarakat yang tidak menimbulkan dampak merugikan bagi kelestarian dan fungsi sungai (dapat digunakan untuk olah raga, rekreasi, parkir dan lain-lain).
  • Untuk pemanfaatan lain yang diatur melalui peraturan daerah sesuai dengan kondisi sungai dan kondisi daerah, serta tetap mempertimbangkan kelestarian dan fungsi sungai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s