Kondisi Fisik

Topografi

Luas kemiringan lahan kabupaten demak meliputi :

Dilihat dari ketinggian permukaan tanah dari permukaan laut (elevasi), wilayah Kecamatan Demak terletak dari 0 m sampai dengan 100 m dari permukaan laut. Sedang dilihat dari tekstur tanahnya, wilayah Kecamatan Demak terdiri atas tekstur tanah halus (liat) seluas 49.066 ha dan tekstur tanah sedang (lempung) seluas 40.677 ha.

Klimatologi

Kecamatan Demak memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan penghujan. Pada bulan Juni sampai dengan bulan September arus angin berasal dari Australia dan tidak banyak mengandung uap air, sehingga mengakibatkan musim kemarau. Sebaliknya pada bulan Desember sampai dengan bulan Maret arus angin banyak mengandung uap air yang berasal dari Asia dan Samudra Pasifik, sehingga terjadi musim penghujan. Selama tahun 2008 di wilayah Kabupaten Demak telah terjadi sebanyak : 96 hari hujan, dengan curah hujan antara 458 mm sampai dengan 1661 mm. Jumlah hari terbanyak terdapat di daerah Jebor, desa Bolo (kecamatan Demak).

 

Karakteristik Penggunaan Lahan

Secara administrasi, luas wilayah Kecamatan Demak adalah 61,13 km2 yang terdiri dari 19 desa. Sebagai daerah agraris yang sebagian besar penduduknya bercocok tanam, wilayah Kecamatan Demak terdiri atas lahan sawah yang mencapai luas 3.894 ha dan selebihnya adalah lahan kering.

Berdasarkan tabel di atas maka sebagian besar penggunaan lahan yang ada digunakan untuk sawah tehnis, lahan kering, tadah hujan, setengah tehnis, tegal atau kebun dan sisanya digunakan untuk bangunan dan penggunaan lainnya (jalan, sungai dan lain-lain).

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s