Kondisi Fisik

Topografi

Kabupaten Demak terletak di dataran rendah dengan ketinggian berkisar 0-100m dpl dengan luas kemiringan lahan meliputi; datar (0-2%) seluas 88,765 Ha, bergelombang (2-15%) seluas 834 Ha, curam (15-40%) seluas 408 Ha serata sangat curam (>40%) seluas 136 Ha. Kabupaten Demak ini dilintasi beberapa sungai besar yaitu: Sungai Sayung, Tuntang, Serang dan Buyaran.

Klimatologi

Kabupaten Demak memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan penghujan. Pada tahun 2008 di wilayah Kabupaten Demak curah hujan yang terjadi sekitar 458 mm sampai 1661 mm dengan kisaran 1.072-2.547mm/tahun dan suhu udara relatif konstan sekitar 250-330 C

Penggunaan Lahan

Kabupaten Demak sebagian besar merupakan daerah agraris yang kebanyak penduduknya hidup dari pertanian. Luas wilayah Kabupaten Demak adalah sebesar 89.743 dengan luas  lahan sawah mencapai luas 48.947 ha dan selebihnya adalah luas lahan kering seluas 40.796 Ha. Menurut penggunaannya sebagian lahan sawah yang digunakan berpengairan teknis 40,40% dan tadah hujan 33,22% dan setengah teknis 12,85%. Penggunaan lahan untuk lahan kering seluas 35.395% digunakan untuk tegal dan kebun, 29.56 digunakan untuk bangunan dan tambak dan 18,90% untuk tambak.

Sarana dan Prasarana

Sarana dan prasarana memiliki peran yang sangat penting dalam pengembangan suatu wilayah untuk mendukung aktivitas perekonomian, sosial, budaya, dan pariwisata.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s