Kondisi Non Fisik

Demografi

Demografi Kecamatan Demak merupakan salah satu aspek non fisik yang nantinya berpengaruh terhadap perkembangan wilayah Kabupaten secara keseluruhan. Semakin tinggi kualitas penduduk menunjukkan semakin berkembangnya wilayah tersebut yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan seluruh penduduk di wilayah tersebut. Semakin banyak jumlah penduduk maka akan semakin tinggi pula aktivitas yang berlangsung sehingga memerlukan sarana rekreasi salah satunya dengan meningkatkan pariwisata di Kecamatan Demak.

Jumlah Penduduk per Kelurahan

Dari tabel diatas, diketahui bahwa jumlah penduduk Kecamatan Demak adalah 111.898 dengan perbandingan antara laki-laki dengan perempuan adalah 49:50. Jumlah penduduk terbanyak terdapat di Kelurahan Bintoro yaitu dengan jumlah penduduk laki-laki sejumlah 9.756 dan perempuan sebanyak 20.002. diikuti denan kelurahan Turirejo dan Cabean.

Jumlah Penduduk berdasarkan Usia

Jumlah penduduk berdasarkan usia dapat digunakan untuk menidentifikasi usia angkatan kerja yang terdapat di Kecamatan Demak sehingga dapat digunakan untuk mengetahui dominasi jumlah penduduk berdasarkan usia.

Berdasarkan tabel diatas, diketahui bahwa jumlah penduduk terbanyak yang ada di Kecamatan Demak adalah penduduk usia produktif yaitu berkisar antara 20 tahun hina 40 tahun dengan jumlah 31.124 jiwa. Hal ini menunjukkan bahwa penduduk yang terdapat di Kecamatan Demak sebaian besar didominasi oleh usia angkatan kerja yang memerlukan lapangan kerja tertentu sebagai mata pencaharian.

Jumlah Penduduk Mata Pencaharian

Jumlah penduduk berdasarkan mata pencaharian digunakan untuk mengetahui dominasi aktivitas yang dilakukan oleh penduduk sebagai sumber penghasilan. Aktivitas yang terdapat di Kecamatan Demak sangat heterogen seperti yang terlihat pada grafik dibawah ini.

Dari grafik diatas dapat dilihat bahwa mata pencaharian yang didominasi oleh penduduk di Kecamatan Demak berupa Petani Sendiri dengan jumlah 9407, diikuti dengan  buruh tani sejumlah 9313, buruh industri sebanyak 8286 dan jasa sebesar 5520. Jika disesuaikan dengan karakteristik Kecamatan Demak yang masih banyak terdapat area pertanian, maka dapat diasumsikan bahwa sebagian besar penduduk yang ada bekerja sebagai petani.

Ekonomi

Kecamatan Demak merupakan salah satu kecamatan yang menjadi pusat aktivitas sehingga memberikan kontribusi yang tinggi bagi perekonomian Kabupaten Demak. Hal ini dapat dilihat dari PDRB Kecamatan Demak sebagai berikut :

Dari tabel diatas diketahui bahwa pertanian memberikan kontribusi terbesar dalam PDRB Kecamatan Demak dan terus meningkat dalam kurun waktu 2009-2010 sebanyak 13,21%. Hal ini juga sesuai dengan kondisi alam Kecamatan Demak yang masih didominasi oleh pertanian. Salah satu bentuk pengelolaan pertanian yang dapat dikembangkan di Kecamatan Demak yaitu dengan agrowisata.

Sarana dan Prasarana

  • Sarana Pendidikan

Keberhasilan pendidikan sangat dipengaruhi oleh tersedianya sarana dan prasarana pendidikan seperti sekolah dan tenaga pendidikan (guru) yang memadahi. Berdasarkan data UPTD DIKNAS Kecamatan Demak pada tahun 2010 diketahui terdapat 65 Sekolah Dasar (SD) dan MI, 14 Sekolah  Menengah Pertama (SMP) dan Mts, 13 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan MA baik umum maupun kejuruan. Sedang jumlah guru berturut-turut 811 untuk SD dan MI, 397 untuk SMP dan Mts dan 432 SMA/MA umum maupun kejuruan.

  • Sarana Kesehatan

Sarana kesehatan yang terdapat di Kecamatan Demak adalah 1 Tumah Sakit, 3 Puskesmas, 6 puskesmas pembantu dan 7 Rumah Bersalin dengan tenaga medis yaitu 37 dokter, 29 paramedis, 48 bidan dan 39 dukun bayi.

  • Sarana Peribadatan

Sarana peribadatan merupakan salah satu fasilitas sosial yang diperlukan oleh penduduk di tiap kelurahan di Kecamatan Demak yang digunakan untuk beribadah. Penduduk di Kecamatan Grogol terdiri dari pemeluk agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, dan Buddha. Jumlah sarana peribadatan untuk memenuhi kebutuhan penduduk untuk beribadah di Kecamatan Demak dapat dilihat pada tabel dibawah ini

  • Sarana Drainase

Sebagian besar kondisi drainase di Kecamatan Demak masih dalam kondisi yang kurang baik. Belum ada pemisahan antara jaringan untuk sanitasi dengan drainase sehingga pembuangan limbah rumah tangga masih satu saluran dengan air hujan.

  • Sarana Listrik

Hingga awal tahun 2008 terdapat beberapa desa yang belum terjangkau listrik. Padahal kebutuhan listrik diperkirakan persentasenya akan mengalami kenaikan proyeksi di Kecamatan Demak. Oleh sebab itu diperlukan pemenuhan kebutuhan listrik oleh PLN agar mampu menjangkau seluruh wilayah di Kecamatan Demak.

  • Sarana Telekomunikasi

Sarana telekomunikasi belum mampu menjangkau seluruh wilayah yang ada di Kecamatan Demak. Wilayah-wilayah di desa tertentu belum mendapatkan pelayanan telefon secara kabel. Akan tetapi, telah ada perusahaan yang menawarkan jasa pelayanan telfon nirkabel yaitu Telkom flexi opleh PT.PLN sehingga mampu memenuhi kebutuhan telekomunikasi oleh penduduk.

  • Sarana Persampahan

Sebenarnya, di tiap kelurahan di Kecamatan Demak telah disediakan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) seperti di Kelurahan Kalikondang. Akan tetapi, karena perilaku masyarakat yang telah menjadi budaya menyebabkan masyarakat membuang samapah dengan cara dikumpulkan untuk kemudian dibakar ataupun dibuang ke sungai.

  • Sarana air bersih

Kebutuhan air bersih bagi penduduk Demak disuplai oleh PDAM Kecamatan Demak. Untuk menjangkau masyarakat di seluruh wilayah Kecamatan Demak, Pemerintah Kecamatan Demak juga telah membangun beberapa unit pengolahan air bersih di kecamatan dan beberapa PAMSIMAS di beberapa pedesaan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s