Analisis Elemen Citra Kota

Kevin Lynch menemukan arti pentingnya citra penduduk suatu kota terhadap kotanya, karena citra yang jelas dapat memberikan banyak hal yang sangat penting bagi masyarakatnya. Citra kawasan merupakan gambaran mental dari suatu kawasan sesuai dengan rata-rata pandangan masyarakatnya. Dalam risetnya, Kevin Lynch menemukan arti pentingnya citra penduduk suatu kota terhadap kotanya, karena citra yang jelas dapat memberikan banyak hal yang sangat penting bagi masyarakatnya, yaitu kejelasan (legibility) secara emosional terhadap suatu kota, identitas dan susunan objek-objek bangunan secara keruangan pada kawasan suatu kota, serta imageability sebagai kesan yang timbul sebagai kualitas fisik suatu kawasan atau lingkungan yang menghubungkan atribut identitas dengan strukturnya, yang dibentuk oleh elemen-elemen pembentuk wajah kota. Secara garis besar Prof. Kevin Lynch menemukan dan mengumpulkan ada lima elemen pokok atau dasar yang oleh orang digunakan untuk membangun gambaran mental mereka terhadap sebuah kota, yaitu jalur (path), batas (edge), district, nodes dan landmark.

 

PATH

Elemen path dapat dianggap sebagai jalur pergerakan atau perpindahan tempat yang menghubungkan satu tempat ke tempat lain. Path pada wilayah amatan adalah Kali Jajar sebagai rencana media transportasi air, serta jalan-jalan di sekitarnya.

 

EDGE

Batas atau edge secara garis besar merupakan elemen citra kota yang memiliki identitas dan visualisasi yang jelas yang membatasi dua kawasan. Elemen edge pada wilayah amatan adalah bantaran sungai yaitu membatasi kawasan sungai dengan kawasan aktivitas perdagangan dan jasa.

 

DISTRICT

District adalah kawasan yang memiliki karakter atau aktivitas khusus yang mudah dikenali dan dibedakan oleh pengamat. District yang dimaksud pada wilayah amatan adalah kawasan perdagangan dan jasa di sepanjang bantaran sungai yang seharusnya merupakan sempadan sungai. Selain itu, elemen district yang tampak jelas adalah kawasan agrowisata di daerah Kali Jajar sebelah timur.

 

NODES

Elemen nodes dapat ditemukan pada simpul strategis yang dapat menghubungkan atau mengubah arah atau aktivitas dan dapat memberikan perasaan pada pengamat bahwa mereka memasuki atau keluar dari kawasan tersebut. Pada wilayah amatan, elemen nodes terletak pada jembatan yang menghubungkan jalan arteri dari kawasan pasar bintoro menuju kawasan terminal atau sebaliknya.

 

LANDMARK

Landmark adalah elemen citra kota yang paling mudah dikenali karena merupakan simbol dari kawasan yang dapat menarik perhatian dengan bentuk unik serta skala yang berbeda dari lingkungannya sehingga dapat menjadi salah satu elemen yang membantu orang mengenali suatu daerah. Landmark eksisting pada wilayah amatan adalah alat pengendendali banjir yaitu bendung kali jajar.

Selanjutnya, akan dilakukan perencanaan pembangunan landmark dengan menonjolkan Sungai Jajar sebagai lokasi pariwisata utama yang menawarkan transportasi air sebagai media pergerakan. Landmark yang akan diberikan pada kawasan ini adalah dengan menuliskan “Jajar Transriver” di sempadan sungai jajar. Lebih jelasnya, dapat dilihat pada gambar berikut ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s