Analisis Elemen Estetika

Proporsi

Aspek proporsi dalam elemen estetika merupakan perbandingan antara bentuk bangunan dengan ruang. Proporsi mencakup perbandingan panjang, lebar, dan tinggi, serta massa bangunan. Proporsi perbandingan massa bangunan adalah perbandingan antara building coverage (luas bangunan yang menutupi lahan) dan ruang terbuka pada suatu kavling.

Perancangan kawasan Kali Jajar sebagai daerah wisata dengan transportasi air tetap diimbangi dengan pengelolaan dan persebaran RTH pada sepanjang bantaran Kali Jajar, serta keseimbangan ekologi pada sungai tersebut, kaitannya dengan kondisi hidrologi, litologi, dan sedimentasi sungai, sehingga diharapkan akan terwujud proporsi yang seimbang antara pembangunan kawasan dengan lingkungannya.

 

Sumbu

Sumbu merupakan garis maya yang terbentuk oleh dua titik dalam sebuah ruang terhadap bentuk-bentuk dan ruang-ruang yang tersusun. Garis maya tersebut tidak selalu berbentuk jalan, tetapi dapat berupa ruang terbuka hijau juga. Sumbu juga dapat terbentuk karena tata massa bangunan di sekitarnya. Sumbu dalam perancangan Sungai Jajar ini adalah Sungai Jajar itu sendiri, sebagai sumbu utama yang direncanakan sebagai media transportasi air.

 

Simetri

Simetris merupakan prinsip penyusunan tata massa bangunan yang seimbang, yakni sama antara bangunan di kanan maupun di kiri sumbu. Persamaan ini termasuk ukuran maupun bentuk bangunan. Bangunan simetris biasa ditemui pada kawasan yang memiliki kegiatan formal, seperti kantor, pusat pemerintahan, rumah sakit, dan militer. Ada dua jenis simetris, simetris bilateral dan simetris radial. Bangunan simetris akan terlihat sama jika ditarik garis lurus terhadap hasil pembagiannya. Namun simetri tidak hanya berlaku pada bangunan tetapi juga bisa berupa pohon-pohon atau pun lampu sebagi batas pembagi garis lurus.

Aspek simetris yang direncanakan adalah lebar sungai, dimana telah mengalami sedimentasi sehingga lebarnya semakin menyempit, dan dasarnya yang tadinya berbentuk V menjadi berbentuk U. Penyempitan lebar sungai karena sedimentasi ini menyebabkan lebar Sungai Jajar menjadi tidak simetris, sehingga dibutuhkan perancangan pengelolaan sedimen untuk menyamaratakan lebar sungai, yaitu selebar sekitar 40 meter.

 

Hirarki

Hirarki adalah penyusunan tata massa bangunan yang menunjukkan derajat kepentingan dari bentuk dan ruang serta peran-peran fungsional, formal, dan simbolis. Hirarki dapat ditunjukkan melalui perbedaan ukuran, betuk bangunan, maupun lokasi yang strategis. Perancangan hirarki bertujuan agar pengunjung di suatu kawasan dapat mengenali posisi mereka dengan jelas karena adanya bentuk atau massa bangunan yang mencolok dibandingkan bangunan lain. Bendung Sungai Jajar merupakan contoh hierarki yang menandakan bahwa seseorang berada disekitar koridor Sungai Jajar.

 

Skala

Skala umum merupakan perbandingan unsur-unsur bangunan terhadap bentuk-bentuk lain di dalam lingkupnya. Skala umum biasanya dilihat dari ukuran suatu bangunan. Perbedaan ukuran bangunan menunjukkan perbedaan fungsi dari bangunan tersebut. Skala umum pada kawasan perencanaan ini adalah dermaga yang dapat melayani seluruh kegiatan transportasi air yang direncanakan pada Sungai Jajar.

Skala manusia merupakan perbandingan baik ukuran ataupun ruang terhadap proporsi tubuh manusia. Contoh skala manusia yang digunakan dalam perancangan Sungai Jajar adalah perbandingan antara ukuran tubuh manusia dengan bangunan yang ada seperti perumahan di sekitar bantaran sungai.

 

Irama

Irama terbentuk berdasarkan pengulangan bentuk, wujud, dan ukuran secara teratur. Irama akan ditemukan pada perancangan RTH pasif yang akan diletakkan di sepanjang bantaran sungai dengan bentuk dan wujud yang sama. Hal ini bertujuan untuk menambah keteraturan, peneduh dan menambah nilai estetika di koridor Sungai Jajar.

 

Konteks dan Kontras

Konteks yang terpancar pada koridor Sungai Jajar adalah adanya keseragaman bentuk, ukuran, wujud dan warna pada bangunan di sekitar bantaran sungai. Bangunan yang ada seperti rumah memiliki bentuk sederhana dengan ukuran yang relatif kecil dan warna pastel. Sedangkan kontras ditunjukkan oleh Pasar Bintoro dan Bendung Jajar yang memiliki bentuk bangunan berbeda dibandingkan dengan bangunan di sekitarnya.

 

Organisasi Ruang

Organisasi ruang yang terdapat di Sungai Jajar erdiri dari beberapa fungsi yang dapat dilihat pada bagan dibawah ini :

 

Susunan ruang sebagai alur sirkulasi atau pola-pola bentuk dan ruang yang saling berhubungan pada koridor Sungai Jajar adalah berbentuk linier yaitu komposisi sungai Jajar yang dibatasi oleh suatu sumbu dalam hal ini yaitu Jalan yang terdapat di sepanjang koridor sungai Jajar sendiri. Perancangan yang dilakukan akan tetap mempertahankan pola linier untuk mempertahankan ciri khas pada koridor Sungai Jajar.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s