Aspek Terukur

Kriteria terukur merupakan suatu aspek yang bersifat kuantitatif yang dapat diperoleh dari kriteria  dasar  seperti bentuk, massa dan intensitas bangunan (Hamid Shirvani, 1986, hal.133). Pengukuran ini terutama bentuk fisiknya  meliputi; tinggi, panjang, lebar dan ditujukan untuk mendapat ukuran tinggi bangunan, jarak bangunan, ruang terbuka dan sebagainya. Dalam perancangan Sungai Jajar, maka kriteria terukur yang harus diperhatikan adalah garis sempadan sungai yang nantinya digunakan sebagai batasan antara jalur sungai dengan kawasan terbangun sehingga bangunan yang didirikan tidak menyalahi aturan dan menjadi bangunan yang aman atau bebas dari bencana.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 63 Tahun 1993 mengenai Garis Sempadan Sungai, Daerah Manfaat Sungai, Daerah Penguasaan Sungai Dan Bekas Sungai. Maka Sungai Jajar termasuk dalam kategori sungai tidak bertanggul yang berada di dalam kawasan perkotaan dalam hal ini yaitu terletak di sepanjang koridor Kelurahan Betokan Kelurahan Bintoro dan Kelurahan Kadilangu. Sehingga, standar untuk garis sempadan sungai sekurang-kurangnya 5 meter di sebelah luar sepanjang kaki tanggul. Disamping perhitungan tersebut, juga digunakan perhitungan untuk

Perhitungan Koefisien Dasar Bangunan

Perhitungan Koefisien Dasar Bangunan digunakan untuk mengetahui luasa area yang boleh untuk tertutupi oleh bangunan dan area ruang terbuka (open space). Pada koridor Sungai Jajar KDB seluas 13,2 Ha dapat dihitung dengan perhitungan sebagai berikut :

·         Perhitungan Batas Pengambilan Air Tanah

·        Perhitungan Debit Infiltrasi

Sedangkan debit infiltrasi untuk lahan seluas 1 Ha

·         Perhitungan Luas Area Ruang Terbuka (Open Space)

·         Perhitungan Koefisien Dasar Bangunan

Jadi, berdasarkan hasil perhitungan maka diperoleh koefisien dasar bangunan yaitu 70,15 %. Hal itu berarti pada koridor Sungai Jajar yang seluas 13,2 Ha, diperoleh aturan bahwa:

      area yang boleh ditutupi oleh bangunan adalah 70,15 % dari 13,2, yaitu 9,26 Ha.

      area yang harus dipertahankan (open space) adalah 29,85% dari 13,2, yaitu 3,94 Ha.

Penentuan Ketinggian Bangunan

Untuk Koridor Sungai Jajar, penentuan ketinggian bangunan dapat diketahui dengan perhitungan Floor Area Ratio (FAR). FAR dapat dihitungan dengan rumus perhitungan di bawah ini :

Berdasarkan hasil perhitungan FAR tersebut, maka pada grafik Land Use Intensity dapat diketahui bahwa dengan ratio 1,6 ketinggian bangunan maksimum adalah 6 lantai.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s